shinichi

shinichi
for the night

Rabu, 16 November 2011

makalah pengaruh media terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau


                                                                         Kata pengantar

Alhamdulillah,segala puji bagi allah swt yan telah memberikan kenikmatan serta bimbingan kepada kami semua,sehingga kami dapat menyelesaikanlaporan mengenai”pengaruh jenis media terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau” ini tepat pada waktunya.
Terimakasih kami ucapkan kepada;
1.bu peni paridah selaku guru mata pelajaran biologi yang senang tiasa membimbing kami.
2.orang tua yang mendukung kami berupa do’a dan materi
3.teman-teman yang selalu membantu hingga akhirnya laporan penelitian ini dapat              terselesaikan.
Kami harap,laporan penelitian yang sederhana ini selain untuk memenuhi tugas biologi ini juga dapat berguna bagi siswa-siswi MA-ALHUDA khususnya dan umum nya bagi semua orang.
Sebagai makhluk yang tidak luput dari kesalahan,kami kami minta maaf atas segala kekurangan yang terdapat dalam laporan penelitian kami,saran dan kritik sangat kami harapkan guna menyempurnakan laporan penelitian kami.




                                                                                                              Bandung,Desember 2011


                                                                                                                  Tim penyusun



                                                               BAB I
                                PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
   Media seperti tanah,kapas dan sekam sangat berpengaruh terhadap tanaman.di dalam tanah tersapat padatan berupa bahan mineral,bahkan organic air serta idara.
    Selain itukapas juga berpengaruh terhadap tanaman.karena tanaman memiliki kelebihan sebagai filter dibandingkan dengan filter mineral.seperti mika,kalsium karbonat dan talk,dengan cara tersebut dapat terdegradasi secara alami,berat jenisnya jauh lebih rendah,sehingga tidak merusak peralatan pada proses penelitian serta pada proses pertumbuhan tanaman bisa lebih cepat dan baik.
   Tanaman kacang hijau di pilih sebagai objek penelitian karena kacang hijau memiliki sifat mudah membelah dan cepat tubuh diwilayah yang beriklim tropis(A.Clyde schock dkk:1997)

1.2 Rumusan Masalah
       Berdasarkan Latar Belakang di atas maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut:
“Apa Pengaruh Jenis Media terhadap pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau?”

1.3 Tujuan Penelitian
     Diadakan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis media terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau.

1.4 Kegunaan
    Kegunaan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.Dapat dijadikan suatu informasi tentang media(tempat) yang baik untuk menanam kacang           hijau agar lebih cepat pertumbuhannya dalam pemilihan media yang tepat.
2.sebagai dasar pertimbangan dalam pemilihan media yang tepat.
3. dalam jangka panjang,diharapkan dapat berguna dalam kebijakan pemerintah untuk                     pertimbangan pertanian tanaman kacang hijau.





1.5 Hipotesis
        Pertumbuhan tanaman kacang hijau yang di tanam pada media kapas lebih cepat pertumbuhanya di bandingkan dengan pertumbuhan tanaman kacang hijau yang di tanam pada media tanah dan sekam,Maka media kapas sangat cocok untuk pertumbuhan kacang hijau.

1.6 Metode dan Teknik
       Untuk mendapat sejumlah data dan informasi yang di butuhkan dalam membahas permasalahan,maka metode yang penulis pilih adalah metode eksperimental.
1.7 Waktu dan Tempat
     Penelitian dilakukan pada waktu bulan September 2011-oktober  2011 dipekarangan rumah hanifah lestari.















                                                                        BAB II
                                                         LANDASAN TEORI
2.1 Tanah,Sekam dan kapas
      1.Tanah
      Tanah terbentuk akibat perubahan cuaca dan aktifitas berbagai makhluk hidup diatasnya seperti hewan dan tumbuhan.Tanah merupakan campuran dari berbagai mineral,bahan-bahan organic,air dan udara.Tanah merupakan Lapisan kerak bumi yang berada di lapisan atas,yang juga merupakan tabung reaksi alami yang menyangga seluruh kehidupan yang ada di bumi.tanah juga merupakan alat produksi untuk menghasilkan produksi pertanian dan berperan sebagai tempat pertumbuhan tanaman,menyediakan unsure-unsur makanan,sumber air bagi tanaman dan tempat peredaran udara.Tanah mempunyai cirri khas dan sifat-sifat yang berbeda-beda antara tanah di suatu tempat dengan tempat lain.sifat-sifat tanah itu melifuti fisika dan sifat kimia.Beberapa sifat fisika tanah antara lain tekstur,struktur dan kadar lengas tanah.Untuk sifat kimia menunjukan suatu sifat yang di pengaruhi oleh adanya unsure maupun senyawa yang terdapat di dalam tanah tersebut.Beberapa contoh sifat kimia tanah yaitu reaksi tanah(pH),kadar bahan organic dan kapasitas pertukaran kation(KPK).
      2.Sekam
      Sekam adalah suatu limbah organik yang dihasilkan dari kulit padi yang sebelumnya dihasilkan melalui proses penggilingan dan proses penumbukan.                                             bagian dari bulir padi-padian (serealia) berupa lembaran yang kering, bersisik, dan tidak dapat dimakan, yang melindungi bagian dalam (endospermium dan embrio). Sekam dapat dijumpai pada hampir semua anggota rumput-rumputan (Poaceae), meskipun pada beberapa jenis budidaya ditemukan pula variasi bulir tanpa sekam (misalnya jagung dan gandum).(http//id.wikipedia.orw/wiki/sekam)
Dalam pertanian, sekam dapat dipakai sebagai campuran pakan, alas kandang, dicampur di tanah sebagai pupuk, dibakar, atau arangnya dijadikan media tanam.
Karakteristik yang di miliki sekam padi adalah sangat ringanBerat jenis=0,2 kg/l),kasar sehingga sirkulasi udara tinggi(banyak pori).Dan fungsi sekam antara lain adalah dapat mengabsorbsi sinar matahari dengan efektif,serta mempunyai kandungan unsure kimia yang dapat mengurangi penyakit khususnya bakteri.

    3.Kapas
Kapas(dari bahasa Hindi kapas, sendirinya dari bahasa Sanskerta karpasa) adalah serat halus yang menyelubungi biji beberapa jenis Gossypium (biasa disebut "pohon"/tanaman kapas), tumbuhan 'semak' yang berasal dari daerah tropika dan subtropika. Serat kapas menjadi bahan penting dalam industri tekstil. Serat itu dapat dipintal menjadi benang dan ditenun menjadi kain. Produk tekstil dari serat kapas biasa disebut sebagai katun (benang maupun kainnya).
Serat kapas merupakan produk yang berharga karena hanya sekitar 10% dari berat kotor (bruto) produk hilang dalam pemrosesan. Apabila lemak, protein, malam (lilin), dan lain-lain residu disingkirkan, sisanya adalah polimer selulosa murni dan alami. Selulosa ini tersusun sedemikian rupa sehingga memberikan kapas kekuatan, daya tahan (durabilitas), dan daya serap  untuk perkecambahan tanaman kacang hijau yang membuat proses pertumbuhannya cepat(http//id.wikepedia.org/wiki/kapas)
2.2 Kacang hijau
Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah.
Bagian paling bernilai ekonomi adalah bijinya. Biji kacang hijau direbus hingga lunak dan dimakan sebagai bubur atau dimakan langsung. Biji matang yang digerus dan dijadikan sebagai isi onde-onde, bakpau, atau gandas turi. Kecambah kacang hijau menjadi sayuran yang umum dimakan di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan dikenal sebagai tauge. Kacang hijau bila direbus cukup lama akan pecah dan pati yang terkandung dalam bijinya akan keluar dan mengental, menjadi semacam bubur. Tepung biji kacang hijau, disebut di pasaran sebagai tepung hunkue, digunakan dalam pembuatan kue-kue dan cenderung membentuk gel. Tepung ini juga dapat diolah menjadi mi yang dikenal sebagai soun.













Klasifikasi ilmiah
                                                                                                                  
Kerajaan :plantae            
       Divisi:Magnoliophyta
       Kelas:Magnoliopsida
       Ordo:Pabales
       Famili:Fabaceae
       Genus: Vigna
        Nama Binomial
      Vigna radiate
Sinonim
Phaeolus Radiatus.L.





                                                                  BAB III
                          BAHAN DAN METODE
3.1 Bahan dan Alat
     Bahan :
1.      Kapas
2.      Tanah
3.      Sekam
4.      Bibit tanaman kacang hijau
Alat :
1.Mistar dengan ukuran cm
2.Gelas Mineral bekas(9 buah)
3.Pot bunga
4.Note book
Cara kerja:
1.Taburkan biji kacang hijau di atas tanah
2.Siramlah setiap hari biji kacang hijau tersebut
3.siapkan tempat untuk : - 3 pot yang berisi Tanah
                                           - 3 pot yang berisi Sekam
                                              - 3pot yang berisi Kapas
4.Pindahkan Tanaman kacang hijau media yang telah disiapkan
5.Siramlah tanaman setiap hari  dan ukur tanaman setiap 2 kali sehari



3.2Metode penelitian
 Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental.Penelitian tersebut membahas tentang perbedaan pengaruh jenis media terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau dengan paramenter yang diukur adalah panjang tanaman tersebut,yaitu tanaman pada Sekam yang diperoleh dari tempat penggilingan padi,tanah yang diambil dari perkarangan rumah.
  Penelitian dan pengukuran di lakukan selama dua minggu dan pengambilan data dilakukan setiap dua hari sehari.




















                                        BAB IV
                       HASIL DAN PEMBAHASAN
Pengaruh jenis media terhadap pertumbuhan panjang batang Tanaman kacang hijau.Dalam penelitian ini tanaman kacang hijau yang kami teliti,mendapat mendapatkan tiga perlakuan yang pertama tanaman kacang hijau menggunakan media tanah,sekam dan kapas.
 Penelitian yang kami lakukan selama kurang lebih dua minggu yang menghasilkan tinggi batang yang berbeda-beda dalam setiap perlakuan.adapun Perbedaan tinggi batang tanaman kacang hijau,dapat dilihat pada table 4.1 grafik 4.2 berikut:
4.1 Tabel pertumbuhan panjang batang tanaman kacang hijau
Pengukuran ke
Tanah
Kapas
Sekam
             0
O
0
0
             1
3
4,5
4,5
             2
6
6,5
7
             3
8
9,5
9
             4
10
12
9,5
             5
12
13
Mati
             6
13
14
Mati

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar